MERAIH HAJI MABRUR MERAIH HAJI MABRUR

Makna Haji Mabrur 

الحج المبرور : هو الذي لا يخالطه إثم ولا يعقبه معصية ( الَّذِي لا يرتكِبُ صاحِبُهُ فِيهِ معصيةً )

وقيل : هو المقبول ، ومن علامة القبول أن يرجع خيرا مما كان ، ولا يعاود المعاصي

وقيل : هو الذي لا رياء فيه

(Adalah Haji yang tidak dicampuri dengan dosa & maksiyat (pelakunya tidak bermaksiat). Ada yang berpendapat haji mabrur adalah haji maqbul (diterima), dan ciri orang yang hajinya diterima adalah sepulang dari haji lebih baik dari sebelumnya dan tidak bermaksiyat, ada pendapat lain bahwa haji mabrur adalah haji yang tidak riya’)

 

Meraih Haji yang Mabrur 

1.   Motivasi atau niat Ibadah Haji & Umrah harus ikhlas semata-mata mengharap ridha Allah SWT, dan tidak riya’.

Rasulullah SAW bersabda :

إِنَّمَا اْلأَعْمَالُ بِالنِّيَاتِ، وَ إِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى ( مُتَّفَقٌ عَلَيهِ )

Sesunguhnya segala perbuatan disertai dengan niat. Dan bagi setiap orang tergantung pada apa yang ia niatkan..” (HR. Muttafaq ‘Alaih)

Rasulullah SAW juga menggambarkan bahwa nanti akan ada umat beliau yang salah dalam niatnya ketika berhaji.

يَأْتِي عَلَى النَّاسِ زَمَانٌ يَحُجُّ أَغْنِيَاءُ أُمَّتِي لِلنُّزْهَةِ، وَ أَوْسَطُهُمْ لِلتِّجَارَةِ، وَ قُرَّاءُهُمْ لِلرِّيَاءِ وَ السُّمْعَةِ، وَ فُقَرَاءُهُمْ لِلْمَسْأَلَةِ

Akan datang suatu masa yang dialami manusia yaitu : orang kaya dari umatku yang pergi haji (niatnya) karena wisata, orang kalangan menengah (niatnya) karena berdagang, orang kalangan ahli pengetahuan (niatnya) karena ria dan sum’ah, dan kaum fakir diantara mereka (niatnya) karena meminta-minta (HR. Ibnu Jauzy)

2.    Membekali diri dengan taqwa (taat menjalankan syariat islam dengan baik)

Berbekallah, dan Sesungguhnya Sebaik-baik bekal adalah takwa dan bertakwalah kepada-Ku Hai orang-orang yang berakal. (QS. AL-Baqarah : 179)

 

3.   Proses pelaksanaan sesuai dengan tuntunan syariat & sunnah  Rasulullah SAW.

Rasulullah SAW bersabda :

خُذُوْا عَنِّي مَنَاسِكَكُمْ  ( في رواية أخرى :  ” لِتَأْخُذُوا مَنَاسِكَكُمْ ” )

Ambillah dariku tata cara manasik ibadah (haji) kalian (HR. Muslim & Abu Dawud)

 

4.   Ibadah hajinya tidak tercampuri dengan dosa (baik dosa besar seperti syirik maupun dosa kecil), maksiyat & bid’ah (amalan yang tidak ada dasar dari agama dan contoh dari nabi SAW).

5.  Biaya untuk ibadah tersebut harus halal dan diperoleh dari jalan yang halal.

Seandainya ia berhaji dengan uang yang haram (misal dari korupsi, menipu, dsb) maka hajinya tidak akan mabrur meskipun sah.

6. Adanya Azam (tekad) untuk melakukan perubahan dalam dirinya untuk menjadi lebih baik lagi dari sebelumnya baik ibadahnya, akhlaknya, ilmunya dan sebagainya, dan sepulang dari hajipun ia berubah lebih baik dari sebelumnya sesuai dengan tekadnya untuk melakukan perubahan.

 

Indikator Haji Mabrur

  1. Sepulang dari Haji orangnya menjadi lebih taat agama daripada sebelumnya, melaksanakan semua kewajiban seperti sholat, puasa, zakat, mencari ilmu agama, berdakwah, melaksanakan hukum syariat islam,  dan seluruh kewajiban agama yang lain.
  2. Tidak melanggar syariat (tidak melaksanakan yang diharamkan Allah seperti mencuri, menipu, memakan riba, korupsi, berzina, dan seluruh yang diharamkan Allah SWT)
  3. Istiqomah melaksanakan kewajiban agama, gemar menghidupkan sunnah, tidak terlena dengan yang mubah, menjauhi yang haram dan meninggalkan yang makruh.
  4. Cepat melakukan taubat apabila terlanjur melakukan kesalahan dan dosa, tidak membiasakan diri proaktif dengan perbuatan dosa, tidak mempertontonkan dosa dan tidak betah dalam setiap aktivitas berdosa.
  5. Bersemangat dan bersungguh-sungguh dalam mengkaji ajaran agama, karena untuk menjadi orang baik harus belajar mengetahui mana-mana yang baik agar bisa melaksanakannya.
  6. Aktif berkiprah dalam mendukung, memperjuangkan, dan menda’wahkan Islam dan istiqamah serta sungguh-sungguh dalam melaksanakan amar ma’ruf  dan nahi munkar.
  7. Sungguh-sungguh memanfaatkan segala potensi yang ada pada dirinya untuk menegakkan “Izzul Islam wal Muslimin”.
اَللَّهُمَّ اجْعَلْنَا حَجًّا مَبْرُوْرًا وَسَعْيًا مَشْكُوْرًا وَذَنْبًا مَغْفُوْرًا وَعَمَلاً صَالِحًا مَقْبُوْلاًًًًًًًَََ وَتِجَارَةً لَنْ تَبُوْرَ             
news